Monthly Archives: September 2008
pengembara
kami adalah pengembara yang sekedar lewat untuk menuju keabadian sejenak berhenti di setiap sudut persinggahan melalui ladang kesabaran dan ketidaksabaran yang membuat kami ingat dan lupa siapa diri kami ? kadang kami bercengkerama dengan teman seperjalanan membicarakan segudang hal yang … Continue reading
Saat hujan tiba-tiba aku teringat
Tiba-tiba rinai hujan luruh Membentuk manik berjatuhan satu satu Tiba-tiba dingin berteman denganku Menyapa lamunan pada alam Tiba-tiba aku rindu pada kesunyian Yang biasanya menemani Menikmati kesendirian Dalam relung angan yang tak kunjung datang Tanpa hujan Tanpa angin Tanpa bayangan … Continue reading
intermeso
Jalan itu telah kita lewati berulang kali …. Rumput dan pohon mungkin mulai bosan Melihat kisah kita hari ini
dalam tafakur…ku
di antara sungai kehampaan ada harapan di antara sepi mengalir ada harap di antara kebisuan ada diam di antara keterdiaman ada gumam di antara gumam ada doa ada kerinduan terdalam saat ada tangis ada sentuhan ingin menyentuh ingin bersandar sudikah … Continue reading
[cintaku]
Cinta, Kau bawa aku melambung dibuai rasa Kau dekap aku dalam nirwana Kau beri aku bahagia Kau tuntun aku saat sesat Kau elus aku kala resah Kau tunjukkan aku kasih Kau memberiku semua Kau hidupku, kau nafasku S’lalu beriku semua … Continue reading
renungan siang ini
hadir kadang membuahkan kepenatan saat kebohongan mulai memainkan perannya kesenangan pun mulai menipu dengan seribu dariku kesedihan seseorang telah merenggut sebagian dariku tapi aku tak bisa berbuat apa-apa hanya cerita-cerita nyata maupun dusta yang bisa mengubahnya sesaat itu seperti nyata, … Continue reading
diam
dalam diam aku terdiam dalam diam aku merenung dalam diam aku berdoa dalam diam aku merasa dalam diam aku bersyukur dalam diam aku memuji dalam diam hanya pada-Mu
buat…
tak akan kumimpikan dirimu dalam tidurku karena dirimu selalu ada….. di sudut hatiku…. selalu….
kisah perjalanan
kuceritakan : aku telah sampai di puncak menadah secangkir air dari mata air untuk kuminum bersama orang-orang yang bercerita tentang perjalanan kududuk di dekat pohon tua di sebuah batu bersusun tiga di dekat sebuah lampu minyak yang menghitam oleh … Continue reading
cerita suatu hari
damai peluk dirimu kedua tangan mungilmu kecup bibir kecilmu sesekali senyum dan tawamu teriakan nyaring iringi hentakan tarian kakimu terjatuh, kau bangun belajar tentang kehidupan belajar warnai bumi belajar mencintai, mengasihi buat warnamu, anakku cari bahagiamu aku selalu … Continue reading