biarkan, kasih…

kasih,
andai derai airmataku tampak
jangan kau hiraukan
itu hanyalah debu yang singgah di mataku
bila tampak sedu sedan olehmu
jangan kau hiraukan
karena itu mungkin sesak nafas oleh batukku
bila langkahku gontai
jangan kau bantu
aku hanya perlu bersandar sejenak menghilang lelah
bila wajahku kuyu
jangan kau hibur
aku hanya perlu tidur, mengenyahkan kantukku

aku tak ingin kau bersedih
itu biarlah untukku
biarkan senyummu mengembang
biar dunia tahu
:tak ada apa-apa !

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to biarkan, kasih…

  1. I like Your Article about » biarkan, kasih… ge.GOE.rit ! Perfect just what I was looking for! .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>